Smart Parenting: Mendidik Anak Berbagi Empati Pada Sesama


Smart Parenting: Mendidik Anak Berbagi Empati Pada Sesama

Pertanyaan:

Bagaimana caranya menghadapi anak-anak baru umur 2.5 tahun  yang sifatnya sama-sama kukuh dan sensitip ? Ini anak umurnya cuma beda 45 hari. Hanya kukuhnya sama banget. Misalnya dalam segi mainan suka rebutan yang satu mau yang itu yang satu juga sama. Kalau lagi tinggal se rumah akhirnya yang satu nangis. Gimana itu ibu widia?? Ini adik kaka si anak nya..apakah harus beli mainan yang sama setiap kali beli atau gimana??

Jawaban:

Selamat siang bu.. mohon maaf responnya agak lama ya.. Tadi lagi ada tugas urgent di PAUD. Oke.. saya jawab ya bu.. masa anak-anak usia 1.5 - 3 tahun adalah masa ketika anak berada dalam fase egosentris. Dimasa ini mereka belajar mengidentifikasi apa yang jadi milik nya dan mempertahankannya ketika ada yang mencoba merebutnya.

Jadi adalah kondisi yang sangat wajar ketika anak-anak dengan rentang usia yang sama tersebut akan sering bertengkar memperebutkan suatu barang karena mereka mengidentifikasi barang tersebut sebagai miliknya. Disinilah peran orang tua terutama ortu untuk melakukan edukasi dan negosiasi.

Caranya, anak dibantu untuk mengenali ini miliknya atau milik teman atau saudaranya. Bila itu miliknya maka anak yang satu lagi dinegosiasikan untuk bermain dengan benda yang lain. Uraikan hal menarik dari mainan lain tersebut kepada anak. Jadi sebenrnya ga harus 2 mainan sama ada terus di rumah.

Selain itu, bisa jadi dengan memberikan limit waktu pemakaian dari barang yang diperebutkan dan diminta bergantian untuk menggunakannya. Setelah si A selesai menggunakannya selama 2 menit, barangnya (mainan) bisa di tukar. Pasti ada yang menangis ibu tapi pastinya tidak akan lama. Yang penting dalam proses negosiasi tersebut anak2 bisa belajar tentang :

1. Bila barang tersebut miliknya maka dia boleh menggunakan duluan, tapi setelah itu berikan kesempatan pada anak lain untuk menggunakannya.

2. Bila barang itu bukan miliknya, maka dia harus sadar bahwa dia tidak bisa memaksa orang lain untuk langsung meminjamkannya tapi harus membiarkan orang menggunakan terlebih dahulu dan kemudian bisa dipinjam. Bila orang tua bisa menerapkan prinsip ini dengan baik maka anak akan belajar banyak hal seperti; mempertahankan apa yang menjadi hak nya, memberikan kesempatan kepada orang lain untuk  mencoba sesuatu yang juga disukainya ( berbagi, empati), antri, dll.



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Smart Parenting: Mendidik Anak Berbagi Empati Pada Sesama"

Posting Komentar