Contoh SMS Tausyiah dan Tauhid



Nah, dibawah ini adalah isi dari SMS TAUHID yang dikirim dari Aa Gym,

Selamat membaca…..!!!

    “Tak perlu sibuk mencari cinta manusia, karena yang membolak balikkan hati adalah Allah, sibuk dengan hanya mencari cinta Nya saja, maka akan mudah bagi Nya untuk menyimpan cinta di hati hamba-hamba Nya”.

    “Banyak berharap dari makhluk pasi akan mendatangkan gelisah dan kecewa, tapi hati yang berharap hanya kepada Allah akan tenang dan tercukupi”.

    “Sesungguhnya Allah memiliki hamba-hamba yang dibebaskan dari neraka setiap siang dan malam dalam bulan Ramadhan, dan do’a orang muslim pasti akan dikabulkan Allah”. (HR. Ahmad)

    “Barangsiapa tidak dapat meninggalkan ucapan dan perbuatan dusta (waktu berpuasa) maka Allah tidak membutuhkan lapar dan hausny”. (HR. Bukhari)

    “Bentengilah hartamu dengna zakat, obati orang-orang yang sakit dengan bersedekah dan persiapkan do’a untuk menghadapi datangnya bencana”. (HR. Thabrani)

    “Ramadhan adalah bulan jamuan spesial dari Allah, siapapun yang biasa-biasa saja dan tidak melakukan hal yang utama, berarti memang sudah meremehkan Allah”.

    “Assalamu’alaikum saudaraku, mari kita kendalikan mata, lisan, pikiran, hati, sikap kita, karena kunci sukses adalah pengendalian diri”.

    “Detik demi detik di bulan Ramadhan adalah detik yang amat spesial, jangan sia-siakan!! Isilah dengan kebaik sekecil apa pun”.

    “Beda pendapat?? Jadikan ladang berbaik sangka, motivasi, untuk mencari ilmu dan kebenaran, ambil keputusan yang diyakini, hargai dan bijak terhadap pendapat orang lain”.

    “Semakin hutang budi, semakin turun derajat, maka berusahalah sekuat tenaga untuk tidak berhutang budi dengan membalas kebaikan sekecil apa pun”.

    “Tiada seorang mukmin yang ditimpa sakit, kelelahan, diserang penyakit atau kesedihan sampai duri yang menusuk, kecuali dengan itu Allah menghapus dosa-dosanya”. (HR. Bukhori)

    “Jangan biarkan hal-hal yang sepele atau remeh merusak suasana dan kebahagiaan, sahabat ku, Mari berlapang dada”.

    “Jika seseorang membongkar keburukan yang diketahuinya pada dirimu. Janganlah kamu membongkar keburukan yang kamu ketahui pada dirinya”. (HR. Tirmidzi)

    “Nikmati senang mendoakan kebaikan bagi hamba-hamba Allah yang lain, sebagai sedekah dan kebahagiaan kita melihat yang lain semakin ditolong Allah, siapa tau doa kita di ijabah Allah”.

    “Sahabat ku, jangan pernah lepas meminta pertolongan dari Allah dalam segala hal, karena hanya DIA satu-satunya yang memiliki dan menggenggam segala-galanya, tak akan ada yang terjadi tanpa izin Nya”.

    “Bila tergelincir berbuat dosa, segeralah sholat dan bertobat: “Tidak ada seorangpun yang berbuat satu dosa kemudian bangkit berwudhu lalu sholat dan beristighfar, kecuali Allah ampuni dosanya”. (HR. Tirmidzi)

    “Sahabatku, jangan ragukan ampunan Allah, segeralah bertobat!! “Mereka apabila melakukan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka segera ingat akan Allah, lalu memohon ampunan atas dosa-dosanya”. (QS. Ali Imron : 135)

    “Sahabatku, kebenaran itu adalah dari Tuhanmu, maka janganlah sekali-kali engkau termasuk orang-orang yang ragu”. (QS. Al Baqarah : 147)

    “Dia (Allah) bersamamu di mana pun kamu berada”. (QS. Al hadid : 4) Sahabatku, sesungguhnya Allah Maha Dekat, tapi kita merasa jauh, karena terhalang oleh banyaknya dosa kita”.

    “Barangsiapa yang berwudhu dengan baik, maka dosa-dosanya akan keluar bersama dengan air wudhunya dari seluruh tubuhnya, ia keluar dari bawah kuku-kuku”. (HR. Muslim), Sahabatku, mari kita sempurnakan wudhu kita”.

    “Tidaklah seorang hamba berbuat satu dosa, lalu ia bersuci dengan baik, lalu berdiri untuk sholat 2 roka’at, kemudian memohon ampun kepada Allah, melainkan Allah akan mengampuni dosanya”. (HR. Abu Dawud)

    Sahabatku, persoalan hidup ini tak ada yang bahaya, karena semua itu sudah diukur oleh Allah Yang Maha Adil, yang bahaya adalah salah kita dalam menyikapinya”.

    Sahabatku, “Hidup yang meletihkan adalah sibuk mencari penilaian manusia, hidup yang menentramkan dan mulia adalah sibuk hanya mencari penilaian Allah SWT”.

    Sahabatku, “Kita sering lebih fokus kepada kesalahan dan kekuarangan orang lain, padahal yang pasti berbahaya dan mencelakakan diri kita adalah dosa-dosa dan kekurangan diri yang tak segera ditobati atau diperbaiki”.

    Sahabatku, “Kita masih dihargai orang lain, itu sesungguhnya karena Allah Yang Maha Tahu diri kita yang sebenarnya masih menutupi aib, dosa, maksiat dan kekurangan yang kita miliki”.

    Sahabatku, “Semakin kuat berharap dan bersandar kepada makhluk, maka dijamin akan semakin gelisah, tegang, sedih dan kecewa”.

    Sahabatku, “Tafakkuri segala kesibukan kita, jangan sampai bahu membahu dalam dosa yang membuat orang lalai kepada Allah, pastikan kesibukan kita menjadi amal dan dakwah mengajak kepada Allah”.

    Sahabatku, “Allah Tahu persis keadaan kita lebih tau daripada diri kita sendiri, semua cobaan hidup sudah diukur dengan sempurna, maka bersabarlah!”

    Sahabatku, “Banyak keinginan dan sedikit bersyukur hanya akan menambah sengsara, sedikit keinginan dan banyak bersyukur akan semakin bertambah karunia Nya”.

    Sahabatku, “Mengapa kita sangat sibuk untuk memikirkan kesalahan orang lain, dan kita lalai terhadap kesalahan-kesalahan sendiri padahal yang pasti membahayakan adalah kesalahan diri sendiri”.

    Sahabatku, “Sibuk dengan cinta manusia, benda, duniawi pasti tidak akan tenang, bahagia semu, aslinya menderita. Tapi bila kita mengejar cinta Allah, dijamin bahagia yang utuh dan sempurna”.

    Sahabatku, “Semakin kuat rasa memiliki, “ini milik saya”, maka akan sulit untuk bersabar ketika Sang Pemilik sesungguhnya mengambilnya. Sadari dan yakini bahwa semua hanya milik dan titipan Allah SWT semata”.

    “Dan dikatakan kepada orang-orang yang bertaqwa: “apakah yang telah diturunkan oleh Tuhanmu?” mereka menjawab: “KEBAIKAN”. (QS. an Nahl : 30). Sahabat Amirul, yakinilah bahwa semua yang Allah takdirkan bagi ahli taqwa adalah yang terbaik, betapa pun tak sesuai dengan keinginan kita, pasti ada hikmah yang besar bila hati ridho dan sabar”.

    “Sahabat Amirul, “Do’a agar diurus dengan sempurna: “Ya Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami”. (QS. Al Kahfi : 10)

    Allah berfirman: “Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, akan dimintai pertanggungan jawabnya”. (QS. Al Isro’ : 36) Sahabat Amirul, semakin kita dapat menjaganya, hati akan semakin tentram dan selamat, semakin tak dapat menjaganya di dunia akan jadi sumber masalah, di akhirat jadi sumber adzab”.

    Sahabtku, “Setiap kejadian tak ada yang kebetulan, semua terjadi atas izin Allah dan penuh hikmah, bagi yang emosional dan kurang dzikir dan tafakkur, akan sulit mendapatkan hikmahnya”.

    “Tak ada suatu rizki atau karunia yang Allah SWT berikan kepada seorang hamba yang lebih luas baginya daripada SABAR” (HR. Al Hakim)

    Sahabatku, apapun yang terjadi, mari kita jadikan sebagai sarana PERBAIKAN DIRI, dan jalan semakin dekat dengan Allah, niscaya akan beruntung”

    “Tiada suatu mushibah pun yang menimpa di bumi dan pada dirimu sendiri, melainkan telah tertulis dalam Lauhul Mahfuzh sebelum Kami mewujudkannya, sesungguhnya yang demikian itu mudah bagi Allah”. Fokus, luruskan niat, sempurnakan ikhtiar dan sikapi takdir apa pun dengan sikap terbaik, niscaya akan beruntung”.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Contoh SMS Tausyiah dan Tauhid"

Posting Komentar